Rabu, 11 Juli 2012
2011-2012 Awal Terbentuk , Tahun Awal , dan Naik Daun
Grup musik ini direncanakan sejak awal 2011 oleh Ibu Yanie, ibunda dari Umay, karena melihat banyaknya Girlband yang bermunculan pasca serbuan gelombang musik korea. Maka dicarilah relasi terdekat, anak-anak yang punya kualitas diatas rata-rata dan kriteria yang baik, meskipun tetap melalui tahapan audisi. Pada awalnya hanya Ify, Via, dan Shilla yang ditawari untuk membentuk grup musik Girlband. Awalnya mereka Blink hanya bertiga, yaitu Shilla, Via dan Ify saja. Namun, karena ingin menambah anggota baru, kemudian diadakan audisi. Masuklah Febbydan Pricilla. Tercatat masing-masing personel memiliki latar belakang menyanyi yang cukup kuat. Shilla , Sivia , dan Ify alumni Idola Cilik Musim Pertama . Febby , yang sempat berolah vokal di Pranajaya. Dan Pricilla , sejak kecil sudah aktif bernyanyi dari satu panggung ke panggung lain[1].
Nama Blink sendiri terilhami dari sinar bintang dan juga merupakan akronim dari Beautiful, Lovely, Impressed, Nice, Kindly yang pada awalnya digagas oleh fans mereka, kemudian dipakai secara resmi oleh Blink. Digambarkan membentuk sudut bintang yang lima, dengan deskripsi karakter masing-masing anggota. Pada awalnya sebutan bagi fans mereka adalah Blinkers, namun hanya bertahan beberapa hari. Kemudian dari aspirasi yang berkembang, terutama yang berasal dari basis fans masing-masing anggota yang sudah terlebih dahulu ada dan juga usulan dari Blink Corp Indonesia (basis fans dari Blink 182) agar tidak rancu dalam penyebutannya, dibentuklah basis fans resmi / Fandom dari Blink yaitu BlinkStar (Sinar Bintang) yang berasal dari kata Blink(ed) Star.
Blink tampil pertama kali dihadapan publik di fX Mall Jakarta pada tanggal 30 Juli 2011, menyanyikan lagu Dansa Yuk Dansa, Baby dan Dengarkan Curhatku. Konsep awalnya, Blink hanya untuk fokus ke musik saja (Blink sebagai Girlband atau grup musik) yang tidak terkait dengan dunia pertelevisian. Akan tetapi, melihat perkembangan yang ada, Blink akhirnya diundang tampil di acara televisi. Acara televisi perdana mereka adalah di Dahsyat RCTI tanggal 14 Agustus 2011, hal tersebut sudah ditunggu-tunggu oleh BlinkStar jauh-jauh hari sebelumnya. Blink tampil pada segmen 6 setelah klip video SM*SH - I Heart You dan bincang-bincang bersama host dengan membawakan (singel) Sendiri Lagi (live) yang dimprovisasi penuh oleh Sivia. Kemudian Blink diundang tampil di Inbox SCTV tanggal 20 Agustus 2011, selain menyanyikan lagu seperti di Dahsyat, kala itu Blink menyuguhkan acapella dari lagu Price Tag. Dan kemudian menyusul tampil pada acara lainnya seperti Hip-Hip Hura SCTV tanggal 21 Agustus 2011 dimana Blink ditandingkan dengan Cherry Belle . Blink pun masuk nominasi kategori Girlband Pendatang Baru Paling Inbox (Ter-Inbox) dalam gelaran Inbox Awards 2011 diusia yang baru 2 bulan[2].
Melihat respon publik yang baik, Blink pun dipanggil kembali oleh beberapa acara musik seperti Dahsyat RCTI, Inbox SCTV, dll hingga talkshow yang terpaksa harus pending untuk beberapa waktu. Dan hanya dalam waktu 4 bulan dari Agustus 2011 sampai November 2011, Blink sudah menjalani sekitar 40 kali performa. Mereka pun tak luput dari kritikan tajam saat itu. Banyak yang mengatakan gaya awal mereka mirip visual Girlband Korea akan tetapi sebenarnya mereka menggunakan gaya visual di Indonesia yang sudah ada dan tidak terikat aturan sebagaimana Girlband lainnya seperti Cherry Belle atau JKT48. Kritikan lainnya ditujukan pada lagu yang mereka bawakan. Lagu (debut) pertama Blink ialah lagu daur ulang yang pernah dinyanyikan oleh band Beageyang berjudul Sendiri Lagi (yang dirilis Blink pada tahun 2011). Lewat singel lagu yang dibawakan dengan gaya acapella tersebut, skeptisme pun berlanjut, Blink disangka grup paduan suara dan hanya bisa mendaur ulang lagu agar menjadi populer. Namun segera beberapa bulan kemudian Blink mematahkannya dengan merilis Dag Dig Dug/Putih Abu-Abu pada 19 Nopember 2011 di Inbox SCTV. Lewat lagu itu, akhirnya Blink didaulat untuk menjadi karakter sentral dalam sinetron Putih Abu-Abu dan kemudian lagu tersebut menjadi lagu tema sinetron Putih Abu-Abu yang ditayangkan di SCTV. Sebelumnya Blink juga sempat belajar khusus kepada Yovie Widianto bagaimana agar siap menjadi Girlband terbaik yang mengutamakan vokal dan performa panggung
Proyek mereka dalam sinetron Putih Abu-Abu di SCTV bersama Derby Romero, Eza Gionino, Ratna Kharisma Adzana, dll secara langsung melambungkan nama Blink dalam belantika musik Indonesia. Dalam sinetron tersebut Blink merilis lagu-lagu mereka satu persatu bergantung jalan cerita yang ada, dengan minimal 3 versi pada setiap lagunya, yaitu akustik (live), pop dan pop (elektro) / Remix, seperti pada lagu About You terdapat beberapa versi termasuk versi akustik gitar (live) yang dibawakan Shilla. Selain itu, Blink juga terlibat penuh sebagai tokoh utama dalam Konser Istimewa Putih Abu-Abu (versi musikal dari sinetron Putih Abu-Abu). Pada Konser Istimewa Putih Abu-Abu Chapter 1, Blink didukung oleh bintang tamu 7icons, SM*SH, Super 9 Boyz, dll. Yang mana ditutup dengan lagu pamungkas waktu itu adalah Dag Dig Dug versi Remix. Kemudian pada gelaran Konser Istimewa Putih Abu-Abu Chapter 2, Blink didukung oleh bintang tamu 7icons, Vierra, Dragon Boyz, Cherry Belle, dll dengan lagu penutup konser Sejuta Rasanya.
Dan popularitas mereka yang kian melesat sempat membuat khawatir Blink. Dampak negatifnya terjadi saat pementasanKonser Istimewa Putih Abu-Abu Chapter 2, rest area Blink banyak diserbu fans daripada Cherry Belle atau 7icons. Meskipun banyak sentimen negatif yang berkembang, dikarenakan sepanjang sejarah hanya Blink-lah yang menjadi pionir untuk bermain sinetron sampai ratusan episode dan mampu mengendalikan citra sebuah stasiun televisi berskala nasional, sedangkan Boyband atau Girlband lain, hanya beberapa episode atau mengisi drama reality. Awalnya Putih Abu-Abu adalah dimaksudkan sebagai proyek non-unggulan dan media promosi bagi Blink, hanya sebatas itu. Namun ternyata hasil yang dicapai melebihi dugaan serta menjadi program unggulan utama. Blink dan Putih Abu-Abu berubah menjadi lokomotif bagi hampir seluruh program SCTV. Hal itu terbukti tatkala Putih Abu-Abu sukses, maka FTV dan acara-acara lainnya juga ikut terdongkrak naik ratingnya. Terlebih Konser Istimewa Putih Abu-Abu menjadi rekor pencapaian rating bagiSCTV .
Pada posisi yang krusial, menyebabkan banyak pihak berkepentingan dengan apapun yang berkaitan dengan Blink. Akan tetapi, hal itu sedikit banyak menggambarkan situasi yang dihadapi. Dalam Putih Abu-Abu dikisahkan perjalanan karier Blink. Cerita perjuangan Blink, dari bukan siapa-siapa menjadi Girlband nomor satu dirangkai sebagai bentuk jalan cerita perjalanan karier Blink, meskipun hal tersebut jauh bertolak belakang dengan karier Blink sesungguhnya. Sementara berkecimpung dalam Putih Abu-Abu, Blink juga tetap rutin dengan jadwal reguler mereka untuk mengisi acara televisi dan even-even luar daerah.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar